LAMPU SEHEN LETSA TENAGA MATAHARI MENERANGI KORBAN LETUSAN GUNUNG KADOVAR - PAPUA NUGINI

Di kutip dari harian Republika.co.id dan dari website resmi Kumul Petroleum Holding

Sumber :

https://www.republika.co.id/berita/internasional/global/18/01/15/p2kaj3284-gunung-berapi-di-papua-nugini-meletus

REPUBLIKA.CO.ID,  REPUBLIKA.CO.ID.- Gunung berapi di Papua Nugini dilaporkan mulai meletus setelah lama tidak aktif. Para penduduk mulai mengungsi dari letusan yang kian memburuk.

Berdasarkan laporan BBC, sekitar 1.500 penduduk mulai dievakuasi dari pulau-pulau lepas Papua Nugini. Gunung berapi di Pulau Kadovar dikabarkan mulai memancarkan asap dan abu mulai pekan lalu. Hal tersebut membuat para penduduk dievakuasi. Hampir 500 orang sudah dievakuasi ke Pulau Blup Blup yang berada tak jauh dari Pulau Kadovar.

Beberapa penduduk di Pulau Blup Blup yang terletak di sebelah utara Kadovar mengungkapkan, sebuah ledakan sudah terjadi di gunung berapi. Bahkan penduduk bisa melihat jelas kilatan merah ledakan yang berada di puncak gunung. Papua Nugini memang dikenal sebagai 'rumah' dari gunung berapi.

Sumber :

http://kumulpetroleum.com/news-article/kumul-petroleum-holdings-donates-solar-lamps-to-kadovar-volcano-victims/

  • Port Moresby
  • Posted 3rd Aug, 2018

Dalam rangka meringankan korban bencana alam tersebut, Kumul Petroleum Holdings menyumbangkan lampu surya untuk para korban gunung berapi Kadovar di Papua Nugini.

Perusahaan Minyak dan Gas Bumi Papua Nugini (NOC) Kumul Petroleum Holdings Limited (KPHL) hari ini membantu korban gunung api pulau Kadovar tepatnya Sepik Timur dengan sumbangan peralatan lampu penerangan tenaga matahari.

Sebanyak 52 panel surya dan peralatannya yang dapat menerangi lebih dari 60 rumah atau tempat tinggal yang diberikan kepada Gubernur Sepik Timur, Alan Bird.

Kumul Petroleum Holdings Limited awal tahun ini menyumbangkan K50,000 setelah letusan gunung berapi Kadovar yang mengakibatkan penduduk pulau pindah ke daratan Sepik Timur.

Perusahaan juga mulai berdiskusi dengan Gubernur Bird tentang bantuan lebih lanjut apa yang dapat diberikan.

KPHL juga menyumbangkan beberapa peralatan penerangan matahari bulan lalu ke Life PNG Care untuk komunitas Baruni yang dapat memungkinkan anak-anak belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah mereka di malam hari.

Direktur Pelaksana Wapu Sonk mengatakan KPHL dengan senang hati membantu penduduk pulau Kadovar.

Sonk mengatakan, “Sebagai Perusahaan Minyak dan Gas Nasional, kami senang membantu para korban bencana Kadovar yang telah mengungsi penduduk pulau yang sekarang tinggal di pemukiman baru di daratan.

Peralatan pencahayaan matahari ini akan sangat membantu meningkatkan mata pencaharian penduduk setempat.

“Salah satu nilai positif bagi perusahaan kami adalah dapat menciptakan manfaat yang baik untuk Papua Nugini dan bantuan ini tentu akan bermanfaat bagi orang-orang yang telah bermukim kembali di daratan.”

Gubernur Bird menyatakan rasa terima kasihnya setelah menerima peralatan penerangan matahari dan mengatakan dia akan bekerja sama dengan maskapai transportasi untuk mengangkut kotak-kotak peralatan penerangan tenaga surya ke Wewak.

Pemukiman baru saat ini dapat menangani 526 penduduk pulau Kadovar.

Keterangan foto :

Gubernur Alan Bird menerima satu paket Lampu Penerangan Tenaga Matahari dari KPHL’s Executive General Manager, External Affairs, Mr Ian Marru.


Lainnya